<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mayapurnawi&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://mayapurnawi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mayapurnawi.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2009 07:39:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mayapurnawi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mayapurnawi&#039;s Blog</title>
		<link>http://mayapurnawi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mayapurnawi.wordpress.com/osd.xml" title="Mayapurnawi&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mayapurnawi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Demam dan Bahaya Facebook</title>
		<link>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/demam-dan-bahaya-facebook/</link>
		<comments>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/demam-dan-bahaya-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 07:39:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mayapurnawi</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mayapurnawi.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan Facebook di Indonesia sungguh luar biasa. Berbagai kalangan mulai memanfaatkan situs ini untuk berbagai hal. Pada umumnya, orang memanfaatkan Facebook untuk berbagai kepentingan. Ada yang menggunakan untuk chatting, ajang silaturahmi, mencari teman lama bahkan untuk ajang untuk mengkampanyekan diri (caleg), menjual jasa/service, bertukar pikiran dalam komunitas, menjalin pertemanan sampai ajang menjaga ‘nilai jual’ keartisan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mayapurnawi.wordpress.com&amp;blog=8210298&amp;post=7&amp;subd=mayapurnawi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.rentakbatam.com/wp-content/uploads/2009/03/fb11.jpg" alt="Gambar" />Perkembangan Facebook di Indonesia sungguh luar biasa. Berbagai kalangan mulai memanfaatkan situs ini untuk berbagai hal. Pada umumnya, orang memanfaatkan Facebook untuk berbagai kepentingan. Ada yang menggunakan untuk chatting, ajang silaturahmi, mencari teman lama bahkan untuk ajang untuk mengkampanyekan diri (caleg), menjual jasa/service, bertukar pikiran dalam komunitas, menjalin pertemanan sampai ajang menjaga ‘nilai jual’ keartisan.<br />
Anda demam Facebook???? Ternyata Facebook sangat berbahaya!<br />
Ternyata Facebook Sangat Berbahaya<br />
Budi Winoto<br />
(istimewa)INILAH.COM, Jakarta – Berhati-hatilah menggunakan Facebook. Situs jaringan sosial ini mengalami lima masalah keamanan serius pekan ini. Pakar keamanan khawatir, kriminal akan menggunakan aplikasi tertentu untuk memanen data-data pribadi milik korban.<br />
Facebook mengijinkan orang membuat aplikasi game dan software yang bisa dijalankan di website itu. Tapi aplikasi tidak membutuhkan persetujuan dari Facebook sehingga bisa dieksploitasi oleh hacker.<br />
Salah satu contohnya adalah Error Check System yang mengingatkan user seolah-olah teman tidak dapat melihat profil dan saat diklik menampilkan pesan error. Padahal pada kenyataannya tidak ada yang salah dengan profil.<br />
Aplikasi lain memperingatkan user telah melanggar syarat dan ketentuan Facebook dan menawarkan link agar akun tetap bisa digunakan. Trend Micro mengingatkan saat diklik, pesan palsu ini malah akan tersebar keseluruh daftar teman. Selain itu informasi pribadi milik user secara otomatis berpindah ke pencuri.<br />
“Dua kejadian ini hanya berlangsung dalam sepekan dan hanya masalah waktu saja Facebook akan meninjau ulang kebijakan aplikasinya,” kata Rik Ferguson, senior security adviser Trend Micro.<br />
Ferguson mengatakan meskipun belum ada bukti aplikasi itu telah digunakan hacker untuk mencuri informasi rekening tapi terbukti bisa dijalankan. Dan dia khawatir program yang lebih mutakhir akan menjadi ancaman nyata di Facebook.<br />
Sebelumnya Facebook juga menjadi media penyebaran virus Koobface sejak Desember tahun lalu. Virus itu menular dengan cara menawarkan pancingan agar mengujungi halaman YouTube palsu tapi ternyata menginstall malicious software ke komputer korban.[ito]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mayapurnawi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mayapurnawi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mayapurnawi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mayapurnawi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mayapurnawi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mayapurnawi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mayapurnawi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mayapurnawi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mayapurnawi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mayapurnawi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mayapurnawi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mayapurnawi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mayapurnawi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mayapurnawi.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mayapurnawi.wordpress.com&amp;blog=8210298&amp;post=7&amp;subd=mayapurnawi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/demam-dan-bahaya-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e24168299d2dc46f1fb07b71f5ddff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mayapurnawi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rentakbatam.com/wp-content/uploads/2009/03/fb11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Global Warming – Apa dan mengapa</title>
		<link>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/global-warming-%e2%80%93-apa-dan-mengapa/</link>
		<comments>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/global-warming-%e2%80%93-apa-dan-mengapa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 07:33:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mayapurnawi</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mayapurnawi.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Sejak dikenalnya ilmu mengenai iklim, para ilmuwan telah mempelajari bahwa ternyata iklim di Bumi selalu berubah. Dari studi tentang jaman es di masa lalu menunjukkan bahwa iklim bisa berubah dengan sendirinya, dan berubah secara radikal. Apa penyebabnya? Meteor jatuh? Variasi panas Matahari? Gunung meletus yang menyebabkan awan asap? Perubahan arah angin akibat perubahan struktur muka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mayapurnawi.wordpress.com&amp;blog=8210298&amp;post=4&amp;subd=mayapurnawi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak dikenalnya ilmu mengenai iklim, para ilmuwan telah mempelajari bahwa ternyata iklim di Bumi selalu berubah. Dari studi tentang jaman es di masa lalu menunjukkan bahwa iklim bisa berubah dengan sendirinya, dan berubah secara radikal. Apa penyebabnya? Meteor jatuh? <a href="http://langitselatan.com/2007/05/02/iklim-global-dan-iklim-matahari/" target="_blank">Variasi panas Matahari</a>? Gunung meletus yang menyebabkan awan asap? Perubahan arah angin akibat perubahan struktur muka Bumi dan arus laut? Atau karena komposisi udara yang berubah? Atau sebab yang lain?</p>
<p>Sampai baru pada abad 19, maka studi mengenai iklim mulai mengetahui tentang kandungan gas yang berada di atmosfer, disebut sebagai gas rumah kaca, yang bisa mempengaruhi iklim di Bumi. Apa itu gas rumah kaca?</p>
<p>Sebetulnya yang dikenal sebagai ‘gas rumah kaca’, adalah suatu efek, dimana molekul-molekul yang ada di atmosfer kita bersifat seperti memberi efek rumah kaca. Efek rumah kaca sendiri, seharusnya merupakan efek yang alamiah untuk menjaga temperatur permukaaan Bumi berada pada temperatur normal, sekitar 30°C, atau kalau tidak, maka tentu saja tidak akan ada kehidupan di muka Bumi ini.</p>
<p>Pada sekitar tahun 1820, bapak Fourier menemukan bahwa atmosfer itu sangat bisa diterobos (permeable) oleh cahaya Matahari yang masuk ke permukaan Bumi, tetapi tidak semua cahaya yang dipancarkan ke permukaan Bumi itu bisa dipantulkan keluar, radiasi merah-infra yang seharusnya terpantul terjebak, dengan demikian maka atmosfer Bumi menjebak panas (prinsip rumah kaca).</p>
<p><span id="more-4"></span></p>
<p>Tiga puluh tahun kemudian, bapak Tyndall menemukan bahwa tipe-tipe gas yang menjebak panas tersebut terutama adalah karbon-dioksida dan uap air, dan molekul-molekul tersebut yang akhirnya dinamai sebagai gas rumah kaca, seperti yang kita kenal sekarang. Arrhenius kemudian memperlihatkan bahwa jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatgandakan, maka peningkatan temperatur permukaan menjadi sangat signifikan.</p>
<p>Semenjak penemuan Fourier, Tyndall dan Arrhenius tersebut, ilmuwan semakin memahami bagaimana gas rumah kaca menyerap radiasi, memungkinkan membuat perhitungan yang lebih baik untuk menghubungkan konsentrasi gas rumah kaca dan peningkatan Temperatur. Jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatduakan saja, maka temperatur bisa meningkat sampai 1°C.</p>
<p>Tetapi, atmosfer tidaklah sesederhana model perhitungan tersebut, kenyataannya peningkatan temperatur bisa lebih dari 1°C karena ada faktor-faktor seperti, sebut saja, perubahan jumlah awan, pemantulan panas yang berbeda antara daratan dan lautan, perubahan kandungan uap air di udara, perubahan permukaan Bumi, baik karena pembukaan lahan, perubahan permukaan, atau sebab-sebab yang lain, alami maupun karena perbuatan manusia. Bukti-bukti yang ada menunjukkan, atmosfer yang ada menjadi lebih panas, dengan atmosfer menyimpan lebih banyak uap air, dan menyimpan lebih banyak panas, memperkuat pemanasan dari perhitungan standar.</p>
<p>Sejak tahun 2001, studi-studi mengenai dinamika iklim global menunjukkan bahwa paling tidak, dunia telah mengalami pemanasan lebih dari 3°C semenjak jaman pra-industri, itu saja jika bisa menekan konsentrasi gas rumah kaca supaya stabil pada 430 ppm CO<sub>2</sub>e (ppm = part per million = per satu juta ekivalen CO<sub>2</sub> – yang menyatakan rasio jumlah molekul gas CO<sub>2</sub> per satu juta udara kering). Yang pasti, sejak 1900, maka Bumi telah mengalami pemanasan sebesar 0,7°C.</p>
<p>Lalu, jika memang terjadi pemanasan, sebagaimana disebut; yang kemudian dikenal sebagai pemanasan global, (atau dalam istilah populer bahasa Inggris, kita sebut sebagai Global Warming): Apakah merupakan fenomena alam yang tidak terhindarkan? Atau ada suatu sebab yang signfikan, sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya <a href="http://langitselatan.com/2007/04/24/dalam-rangka-memperingati-hari-bumi-inconvenient-truth/" target="_blank"><em>“An Inconvenient Truth”</em></a> yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana itu.</p>
<p>Perlu kerja-sama internasional untuk bisa mengatakan bahwa memang manusia-lah yang menjadi penyebab utama terjadinya pemanasan global. Laporan IPCC (<em>Intergovernmental Panel on Climate Change</em>) tahun 2007, menunjukkan bahwa secara rata-rata global aktivitas manusia semenjak 1750 menyebabkan adanya pemanasan. Perubahan kelimpahan gas rumah kaca dan aerosol akibat radiasi Matahari dan keseluruhan permukaan Bumi mempengaruhi keseimbangan energi sistem iklim. Dalam besaran yang dinyatakan sebagai <em>Radiative Forcing</em> sebagai alat ukur apakah iklim global menjadi panas atau dingin (warna merah menyatakan nilai positif atau menyebabkan menjadi lebih hangat, dan biru kebalikannya), maka ditemukan bahwa akibat kegiatan manusia-lah (antropogenik) yang menjadi pendorong utama terjadinya pemanasan global (Gb.1).</p>
<p>Dari gambar terlihat bahwa karbon-dioksida adalah penyumbang utama gas kaca. Dari masa pra-industri yang sebesar 280 ppm menjadi 379 ppm pada tahun 2005. Angka ini melebihi angka alamiah dari studi perubahan iklim dari masa lalu (paleoklimatologi), dimana selama 650 ribu tahun hanya terjadi peningkatan dari 180-300 ppm. Terutama dalam dasawarsa terakhir (1995-2005), tercatat peningkatan konsentrasi karbon-dioksida terbesar pertahun (1,9 ppm per tahun), jauh lebih besar dari pengukuran atmosfer pada tahun 1960, (1.4 ppm per tahun), kendati masih terdapat variasi tahun per tahun.</p>
<p>Sumber terutama peningkatan konsentrasi karbon-dioksida adalah penggunaan bahan bakar fosil, ditambah pengaruh perubahan permukaan tanah (pembukaan lahan, penebangan hutan, pembakaran hutan, mencairnya es). Peningkatan konsentrasi metana (CH4), dari 715 ppb (part per billion= satu per milyar) di jaman pra-industri menjadi 1732 ppb di awal 1990-an, dan 1774 pada tahun 2005. Ini melebihi angka yang berubah secara alamiah selama 650 ribu tahun (320 – 790 ppb). Sumber utama peningkatan metana pertanian dan penggunaan bahan bakar fosil. Konsentrasi nitro-oksida (N<sub>2</sub>O) dari 270 ppb – 319 ppb pada 2005. Seperti juga penyumbang emisi yang lain, sumber utamanya adalah manusia dari agrikultural. Kombinasi ketiga komponen utama tersebut menjadi penyumbang terbesar pada pemanasan global.</p>
<p>Kontribusi antropogenik pada aerosol (sulfat, karbon organik, karbon hitam, nitrat and debu) memberikan efek mendinginkan, tetapi efeknya masih tidak dominan dibanding terjadinya pemanasan, disamping ketidakpastian perhitungan yang masih sangat besar. Demikian juga dengan perubahan ozon troposper akibat proses kimia pembentukan ozon (nitrogen oksida, karbon monoksida dan hidrokarbon) berkontribusi pada pemanasan global. Kemampuan pemantulan cahaya Matahari (albedo), akibat perubahan permukaan Bumi dan deposisi aerosol karbon hitam dari salju, mengakibatkan perubahan yang bervariasi, dari pendinginan sampai pemanasan. Perubahan dari pancaran sinar Matahari (solar irradiance) tidaklah memberi kontribusi yang besar pada pemanasan global.</p>
<p>Dengan demikian, maka dapat dipahami bahwa memang manusia yang berperanan bagi nasibnya sendiri, karena pemanasan global terjadi akibat perbuatan manusia sendiri. Lalu bagaimana dampak Global Warming bagi kehidupan? Alur waktu prediksi dan dampak dari perspektif sains dapat dibaca pada bagian kedua tulisan ini.<img src="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2008/02/ipcc2007.jpg" alt="Gambar" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mayapurnawi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mayapurnawi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mayapurnawi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mayapurnawi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mayapurnawi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mayapurnawi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mayapurnawi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mayapurnawi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mayapurnawi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mayapurnawi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mayapurnawi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mayapurnawi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mayapurnawi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mayapurnawi.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mayapurnawi.wordpress.com&amp;blog=8210298&amp;post=4&amp;subd=mayapurnawi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/global-warming-%e2%80%93-apa-dan-mengapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e24168299d2dc46f1fb07b71f5ddff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mayapurnawi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://langitselatan.com/wp-content/uploads/2008/02/ipcc2007.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/hello-world/</link>
		<comments>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 07:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mayapurnawi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mayapurnawi.wordpress.com&amp;blog=8210298&amp;post=1&amp;subd=mayapurnawi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mayapurnawi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mayapurnawi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mayapurnawi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mayapurnawi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mayapurnawi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mayapurnawi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mayapurnawi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mayapurnawi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mayapurnawi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mayapurnawi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mayapurnawi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mayapurnawi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mayapurnawi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mayapurnawi.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mayapurnawi.wordpress.com&amp;blog=8210298&amp;post=1&amp;subd=mayapurnawi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mayapurnawi.wordpress.com/2009/06/17/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61e24168299d2dc46f1fb07b71f5ddff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mayapurnawi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
